Pekanbaru – Universitas Riau menjalin kerja sama dengan Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI) sebagai mitra pelaksana Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026. Pelaksanaan ujian masuk perguruan tinggi negeri ini dipusatkan di kampus USTI yang beralamat di Jl. Purwodadi Indah km. 10, Panam, Kota Pekanbaru, Riau.

Kepastian kerja sama ini diumumkan setelah melalui serangkaian verifikasi kelayakan fasilitas oleh panitia pusat. USTI dinilai memenuhi standar tinggi sebagai lokasi penyelenggaraan UTBK, terutama karena didukung oleh lima ruang laboratorium komputer canggih yang masing-masing dilengkapi perangkat PC dengan spesifikasi tinggi. Seluruh perangkat ini siap digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan ujian yang sepenuhnya berlangsung secara online.

Assoc. Prof. Dr. Lusiana, S.Kom, M.Kom, selaku Rektor USTI, secara langsung mengawal setiap tahapan persiapan dan pelaksanaan UTBK. Menurutnya, fokus utama tidak hanya pada kesiapan teknis, tetapi juga kenyamanan peserta ujian dan keluarga yang menunggu selama berada di lingkungan kampus.

"Saya memastikan seluruh tim bergerak maksimal. Mulai dari area tunggu yang teduh, jalur evakuasi yang jelas, hingga ketersediaan air minum dan toilet bersih. Keluarga peserta harus merasa aman dan nyaman seperti berada di rumah sendiri," ujar Assoc. Prof. Dr. Lusiana saat meninjau langsung ruang ujian, Jumat (17/4/2026).

UTBK 2026 di kampus USTI dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, mulai dari tanggal 21 hingga 30 April 2026. Setiap harinya, ujian dibagi menjadi dua sesi. Peserta mengerjakan soal secara online menggunakan komputer PC yang telah disediakan secara khusus oleh USTI, tanpa membawa perangkat sendiri.

Dalam siaran persnya, panitia pelaksana mengungkapkan bahwa berbagai potensi kendala selama ujian telah diantisipasi. Tim USTI menyiapkan solusi untuk gangguan cuaca ekstrem dengan menyediakan ruang tunggu dan kanopi tambahan. Untuk kelistrikan, tersedia generator cadangan (genset) otomatis. Dari sisi kebersihan, petugas melakukan disinfeksi ruangan setelah setiap sesi, sementara keamanan 24 jam diterapkan bersama satpam kampus.

Untuk memastikan kelancaran teknis, USTI mengerahkan sejumlah tenaga kependidikan yang telah dilatih khusus untuk bertugas sebagai pengawas ruangan. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) laboratorium juga ditempatkan di setiap ruangan, berperan sebagai administrator jaringan dan teknisi bantuan cepat (fast response) jika terjadi masalah teknis pada komputer atau server lokal.

Langkah pengawasan diperketat dengan pemasangan kamera pengawas CCTV di setiap ruang ujian. Rekaman CCTV dipantau secara langsung oleh pusat kendali untuk mendeteksi secara dini potensi tindak kecurangan maupun kejadian tidak terduga yang dapat mengganggu kelancaran ujian.

"Dengan kolaborasi penuh antara USTI dan Universitas Riau, serta dukungan fasilitas dan SDM mumpuni, kami optimistis UTBK 2026 di Pekanbaru akan berjalan sukses, lancar, dan berintegritas," tutup Rektor USTI. (e2r)